Selasa, 04 Oktober 2016

Feature Profile



Kisah di Balik Gadis Bersuara Merdu
Oleh Intan Kumalasari Santoso 
(14150145)

            Gadis berbadan mungil dan berambut ikal membagikan pengalamannya saat mengikuti salah satu ajang pencarian bakat bernyanyi. Senyum lebar menemani gadis berwajah cantik ini untuk menceritakan kisahnya di April 2016 lalu. Ruang kelas yang hening menjadi pecah karena ulah gadis berdarah Batak ini.
            The Voice Indonesia. Ajang pencarian bakat yang diadakan oleh RCTI ini  menjadi salah satu topik pembahasan gadis berumur 19tahun itu. Pengalaman-pengalaman seru tak jera ia bagikan pada kawan satu kelas nya di Universitas Bunda Mulia. Gadis bertinggi 155cm ini memilih Broadcast  Ilmu Komunikasi sebagai jurusan perkuliahannya.
            Gadis bersuara merdu ini tidak lain tida bukan adalah Yuni Herlywanti atau yang lebih dikenal Herly Hutahean. Gadis yang sekarang duduk di semester 3 ini tergabung dalam salah satu Vocal Group bernama Mervo. Mervo sendiri merupakan singkatan dari Merpati Voice. “Satu motivasi yang sama yaitu hadir di Musik Indonesia,” jawab gadis kelahiran 1997 ini saat ditanya mengenai alasan Mervo mengikuti The Voice Indonesia.
Mengirimkan Video melalui E-mail menjadi cara audisi yang mereka pilih untuk mendaftarkan team mereka di ajang ternama ini. Pada tahap audisi ini, video yang dikirim akan di nilai oleh para produser yang telah disediakan oleh pihak RCTI. Gadis yeng memiliki ciri khas saat tertawa ini sempat berkata bahwa Mervo sebelumnya sudah pernah mengikuti ajang pencarian bakat Rising Star, hal inilah yang menjadi salah satu alasan para produser meloloskan Mervo ketahap selanjutnya.
            Judika Nalon Abadi Sihotang atau yang akrab dikenal Judika menjadi coach pilihan Grup beranggotakan para remaja ini. “Soalnya Judika punya basic dari Vocal Group dulunya, makanya kita lebih milih Judika,” jelas salah satu anggota Mervo saat ditanya alasan mereka lebih memilih Judika dibandingkan Agnes Monica.
               Babak demi babak telah Mervo lewati hingga tibalah mereka di tahap Knock Out. Pada tahap ini setiap coach harus menyeleksi anak didikannya, hingga menyisahkan 3 terbaik. Lagu “Bukan Dia tapi Aku” dari Judika menjadi pilihan Vocal Group ini untuk melewati babak ini. Namun sayang, lagu dari Coach mereka tidak bisa membawa mereka lolos dari babak Knock Out ini. Mereka harus tersisihkan dari ajang ini dan kembali melanjutkan kehidupan mereka.

            “Kecewa banget, soalnya diawal Coach Judika pernah bilang kalau dia mau punya Vocal Group buatan dia sendiri yang  bisa diterima masyarakat luas,” jawab Herly sedikit lemas saat ditanya mengenai perasaannya di hari Mervo tersisih. Namun kegagalan mereka di ajang ini tidak meredupkan semangat mereka untuk terus berkarya.
            Mervo yang awalnya beranggotakan Herly Hutahean, Alfriando Eldatlukas, Arlen Orlando Lukas, dan Angel Eva Filisita kini hanya tinggal bertiga. Angel Eva Filistin memilih untuk hengkang dari Mervo dengan alasan ingin benar-benar fokus berkuliah. Saat ditanyakan mengenai kelanjutan Vocal Group ini, Herly Hutahean dengan jelas mengatakan bahwa Mervo untuk saat ini sedang istirahat. Hal ini dikarenakan para anggota dari Mervo sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
            Saat ditanya mengenai tawaran bersolo karir, gadis kelahiran bulan July ini menjawab ingin lebih fokus ke Vocal Group nya saja. Namun apabila sedang break seperti ini, ia mau-mau saja untuk dipanggil bernyanyi solo.
            "Music is My Live," kata terakhir yang menutup perbincangan kami dengan gadis berambut hitam pekat ini. Herly Hutahean memegang prinsip bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, oleh sebab itu sampai sekarang  ia masih tetap berdiri bersama grup Mervo dan yakin akan menjadi besar bersama mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Menarik di Balik JCSHOOP

Testimoni lucu dari konsumen JCSHOOP Menjadi seorang pembisnis bukan selalu tentang uang, keuntungan, dan profit. Bagaimana cara...