Kisah di Balik Gadis Bersuara Merdu
Oleh Intan Kumalasari
Santoso
(14150145)
Gadis berbadan mungil dan berambut
ikal membagikan pengalamannya saat mengikuti salah satu ajang pencarian bakat
bernyanyi. Senyum lebar menemani gadis berwajah cantik ini untuk menceritakan
kisahnya di April 2016 lalu. Ruang kelas yang hening menjadi pecah karena ulah
gadis berdarah Batak ini.
The
Voice Indonesia. Ajang pencarian bakat yang diadakan oleh RCTI ini menjadi salah satu topik pembahasan gadis
berumur 19tahun itu. Pengalaman-pengalaman seru tak jera ia bagikan pada kawan
satu kelas nya di Universitas Bunda Mulia. Gadis bertinggi 155cm ini memilih Broadcast Ilmu Komunikasi sebagai jurusan perkuliahannya.
Gadis
bersuara merdu ini tidak lain tida bukan adalah Yuni Herlywanti atau yang lebih
dikenal Herly Hutahean. Gadis yang sekarang duduk di semester 3 ini tergabung
dalam salah satu Vocal Group bernama
Mervo. Mervo sendiri merupakan singkatan dari Merpati Voice. “Satu motivasi
yang sama yaitu hadir di Musik Indonesia,” jawab gadis kelahiran 1997 ini saat
ditanya mengenai alasan Mervo mengikuti The
Voice Indonesia.
Mengirimkan Video melalui E-mail
menjadi cara audisi yang mereka pilih untuk mendaftarkan team mereka di ajang ternama
ini. Pada tahap audisi ini, video yang dikirim akan di nilai oleh para produser
yang telah disediakan oleh pihak RCTI. Gadis yeng memiliki ciri khas saat
tertawa ini sempat berkata bahwa Mervo sebelumnya sudah pernah mengikuti ajang
pencarian bakat Rising Star, hal
inilah yang menjadi salah satu alasan para produser meloloskan Mervo ketahap
selanjutnya.
Judika Nalon Abadi Sihotang atau
yang akrab dikenal Judika menjadi coach pilihan
Grup beranggotakan para remaja ini. “Soalnya Judika punya basic dari Vocal Group dulunya, makanya kita lebih
milih Judika,” jelas salah satu anggota Mervo saat ditanya alasan mereka lebih
memilih Judika dibandingkan Agnes Monica.
Babak demi babak telah Mervo lewati hingga
tibalah mereka di tahap Knock Out. Pada
tahap ini setiap coach harus menyeleksi anak didikannya, hingga menyisahkan 3
terbaik. Lagu “Bukan Dia tapi Aku” dari Judika menjadi pilihan Vocal Group ini untuk melewati babak ini.
Namun sayang, lagu dari Coach mereka
tidak bisa membawa mereka lolos dari babak Knock
Out ini. Mereka harus tersisihkan dari ajang ini dan kembali melanjutkan
kehidupan mereka.
“Kecewa banget, soalnya diawal Coach Judika pernah bilang kalau dia mau punya Vocal Group buatan dia sendiri yang bisa diterima masyarakat luas,” jawab Herly sedikit lemas saat ditanya mengenai perasaannya di hari Mervo tersisih. Namun kegagalan mereka di ajang ini tidak meredupkan semangat mereka untuk terus berkarya.
Mervo yang awalnya beranggotakan
Herly Hutahean, Alfriando Eldatlukas, Arlen Orlando Lukas, dan Angel Eva
Filisita kini hanya tinggal bertiga. Angel Eva Filistin memilih untuk hengkang
dari Mervo dengan alasan ingin benar-benar fokus berkuliah. Saat ditanyakan
mengenai kelanjutan Vocal Group ini, Herly Hutahean dengan jelas mengatakan
bahwa Mervo untuk saat ini sedang istirahat.
Hal ini dikarenakan para anggota dari Mervo sedang sibuk dengan urusan mereka
masing-masing.
Saat ditanya mengenai tawaran
bersolo karir, gadis kelahiran bulan July ini menjawab ingin lebih fokus ke Vocal Group nya saja. Namun apabila
sedang break seperti ini, ia mau-mau
saja untuk dipanggil bernyanyi solo.
"Music is My Live," kata
terakhir yang menutup perbincangan kami dengan gadis berambut hitam pekat ini. Herly
Hutahean memegang prinsip bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, oleh
sebab itu sampai sekarang ia masih tetap
berdiri bersama grup Mervo dan yakin akan menjadi besar bersama mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar