Rabu, 26 Oktober 2016

Feature profile Jokowi

Kesehatan Rakyat Kecil di
Utamakan Orang Besar
oleh: Intan Kumalasari Santoso (14150145)


Bisa membantu kehidupan orang lain adalah perkerjaan mulia  yang selalu  ingin dilakukan oleh pria ini. Mendapat cemooh dari  niat baik, merupakan makanan sehari-hari nya. Berusaha mengabaikan dan tetap fokus pada tugas nya merupakan tujuan utama pria kelahiran Juni 1961 ini.
Sebelum menjadi Presiden RI ke-7, memajukan Jakarta adalah kewajiban yang harus ia lakukan pada 2012 lalu. Kemeja kotak-kotak merah merupakan ciri khas dari pria berbadan tegap ini, saat mencalonkan diri menjadi Gubernur Jakarta lalu. Ya, Ir. Joko Widodo S.Hut atau yang akrab di panggil Jokowi lah pria yang mengubah Jakarta ini.

Kartu Jakarta Sehat (KJS) merupakan program kerja unggulan yang mampu mengubah Jakarta. Dalam program KJS ini, Jokowi berusaha untuk memfokuskan perhatiannya pada rakyat-rakyat kecil yang sering kali terlupakan di mata politik.
"KJS, KJP dan pelayanan kelurahan adalah tiga program yang paling diapresiasi," ujar peneliti Populi Center, Dimas Ramadhan di Jakarta, Sabtu (12/12/2015)
Pada masa jabatannya menjadi Gubernur, pria kelahiran Surakarta ini menujukan program KJS bagi mereka yang memiliki KTP / Kartu Keluarga DKI Jakarta dan belum memiliki jaminan kesehatan  seperti asuransi.
Semenjak menjadi orang nomor satu di Indonesia, program KJS diperbaiki lagi menjadi program BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) yang telah ditetapkan sejak 1 Januari 2014 lalu. Tak hanya itu, suami dari Iriana Widodo ini mengeluarkan pula KIS (Kartu Indonesia Sehat) untuk menyempurnakan program kesehatan.
Banyak Masyarakat yang bertanya-tanya apakah perbedaan dari program BPJS dan KIS yang dibuat oleh Jokowi ini. Tim sukses Jokowi dengan sigap menjelaskan bahwa KIS merupakan penyempurnaan dari program BPJS, serta KIS juga akan memberikan akses kesehatan yang lebih luas kepada seluruh warga Indonesia.
"Jika biasanya pasien yang mendatangi dokter, KIS ini akan ada dokter keliling. Dokter yang nantinya akan datang," ungkap Wijayanto dalam acara diskusi di Universitas Indonesia (UI), Rabu (18/6/2014)
Pria yang pernah menjadi walikota Surakarta ini berencana untuk lebih memperbaiki lagi program kerja yang mengarah pada kesehatan untuk masyarakat yang kurang mampu ini. Bagi Jokowi, semua rakyat Indonesia memiliki hak untuk hidup layak dan mendapat kesetaraan dengan rakyat lain yang kehidupannya lebih mampu.

Selasa, 04 Oktober 2016

Feature Profile



Kisah di Balik Gadis Bersuara Merdu
Oleh Intan Kumalasari Santoso 
(14150145)

            Gadis berbadan mungil dan berambut ikal membagikan pengalamannya saat mengikuti salah satu ajang pencarian bakat bernyanyi. Senyum lebar menemani gadis berwajah cantik ini untuk menceritakan kisahnya di April 2016 lalu. Ruang kelas yang hening menjadi pecah karena ulah gadis berdarah Batak ini.
            The Voice Indonesia. Ajang pencarian bakat yang diadakan oleh RCTI ini  menjadi salah satu topik pembahasan gadis berumur 19tahun itu. Pengalaman-pengalaman seru tak jera ia bagikan pada kawan satu kelas nya di Universitas Bunda Mulia. Gadis bertinggi 155cm ini memilih Broadcast  Ilmu Komunikasi sebagai jurusan perkuliahannya.
            Gadis bersuara merdu ini tidak lain tida bukan adalah Yuni Herlywanti atau yang lebih dikenal Herly Hutahean. Gadis yang sekarang duduk di semester 3 ini tergabung dalam salah satu Vocal Group bernama Mervo. Mervo sendiri merupakan singkatan dari Merpati Voice. “Satu motivasi yang sama yaitu hadir di Musik Indonesia,” jawab gadis kelahiran 1997 ini saat ditanya mengenai alasan Mervo mengikuti The Voice Indonesia.
Mengirimkan Video melalui E-mail menjadi cara audisi yang mereka pilih untuk mendaftarkan team mereka di ajang ternama ini. Pada tahap audisi ini, video yang dikirim akan di nilai oleh para produser yang telah disediakan oleh pihak RCTI. Gadis yeng memiliki ciri khas saat tertawa ini sempat berkata bahwa Mervo sebelumnya sudah pernah mengikuti ajang pencarian bakat Rising Star, hal inilah yang menjadi salah satu alasan para produser meloloskan Mervo ketahap selanjutnya.
            Judika Nalon Abadi Sihotang atau yang akrab dikenal Judika menjadi coach pilihan Grup beranggotakan para remaja ini. “Soalnya Judika punya basic dari Vocal Group dulunya, makanya kita lebih milih Judika,” jelas salah satu anggota Mervo saat ditanya alasan mereka lebih memilih Judika dibandingkan Agnes Monica.
               Babak demi babak telah Mervo lewati hingga tibalah mereka di tahap Knock Out. Pada tahap ini setiap coach harus menyeleksi anak didikannya, hingga menyisahkan 3 terbaik. Lagu “Bukan Dia tapi Aku” dari Judika menjadi pilihan Vocal Group ini untuk melewati babak ini. Namun sayang, lagu dari Coach mereka tidak bisa membawa mereka lolos dari babak Knock Out ini. Mereka harus tersisihkan dari ajang ini dan kembali melanjutkan kehidupan mereka.

            “Kecewa banget, soalnya diawal Coach Judika pernah bilang kalau dia mau punya Vocal Group buatan dia sendiri yang  bisa diterima masyarakat luas,” jawab Herly sedikit lemas saat ditanya mengenai perasaannya di hari Mervo tersisih. Namun kegagalan mereka di ajang ini tidak meredupkan semangat mereka untuk terus berkarya.
            Mervo yang awalnya beranggotakan Herly Hutahean, Alfriando Eldatlukas, Arlen Orlando Lukas, dan Angel Eva Filisita kini hanya tinggal bertiga. Angel Eva Filistin memilih untuk hengkang dari Mervo dengan alasan ingin benar-benar fokus berkuliah. Saat ditanyakan mengenai kelanjutan Vocal Group ini, Herly Hutahean dengan jelas mengatakan bahwa Mervo untuk saat ini sedang istirahat. Hal ini dikarenakan para anggota dari Mervo sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
            Saat ditanya mengenai tawaran bersolo karir, gadis kelahiran bulan July ini menjawab ingin lebih fokus ke Vocal Group nya saja. Namun apabila sedang break seperti ini, ia mau-mau saja untuk dipanggil bernyanyi solo.
            "Music is My Live," kata terakhir yang menutup perbincangan kami dengan gadis berambut hitam pekat ini. Herly Hutahean memegang prinsip bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, oleh sebab itu sampai sekarang  ia masih tetap berdiri bersama grup Mervo dan yakin akan menjadi besar bersama mereka.

Cerita Menarik di Balik JCSHOOP

Testimoni lucu dari konsumen JCSHOOP Menjadi seorang pembisnis bukan selalu tentang uang, keuntungan, dan profit. Bagaimana cara...