Sabtu, 05 Desember 2015

FEATURE

Kepiawaian Pulau Berbentuk Ikan
                Takjub! Demikianlah yang dapat saya ucap setelah mendarat di Pulau sejuta keindahan ini, Ya Pulau Pari. Hamparan pasir putih dan lautan  biru seketika memanjakan diri yang lelah akan perjalanan. Angin sepoi-sepoi dipinggiran sedikit meredakan terik matahari yang menyoroti kala siang itu.
Hasil gambar untuk PULAU PARI
Pulau yang masih memiliki ikatan kerabat dengan kepulauan seribu ini memiliki luas sekitar 40 hektare. Konon tempat yang menjadi salah satu sorotan wisata di Indonesia ini dinamai Pulau Pari karena bentuk wilayah pulau ini yang mirip dengan ikan pari bila dilihat dari foto udara. Pulau yang masih asri dan belum ramai akan pengunjung  ini memiliki satu pantai yang menjadi sorotan masyarakat sekitar, yakni Pantai Pasir Perawan.
                Beruntung saya dan kawan-kawan yang lain diberi kesempatan untuk bercakap-cakap langsung dengan tokoh penting di Pulau tersebut, sebut saya Bapak Nurhayat selaku Ketua RW di Pulau Pari. Berdasarkan penjelasan yang saya dapat, Pulau Pari ini dibagi menjadi 2 kabupaten yakni Kabupaten Pari dan Kabubaten Lancang, namun bila dilihat dari kecantikan pulanya sendiri, Pulau Pari dapat dikatakan lebih unggul. Tak hanya Pantai Pasir Perawan saja, Pantai Bintang dan Pantai Kresek juga termasuk pantai wisata yang dapat kita nikmati keindahannya. Dalam satu minggu, Pulau nan elok ini bisa didatangi hingga 2000 pengunjung yang berdatangan dari dalam maupun luar negeri.  Tak sedikit pula tawaran keseruan yang diberikan oleh pulau mempesona ini seperti banana boat, snorkeling, bersepeda, dan bbq. Kita juga diberi kesempatan untuk ikut melestarikan tanaman Bakau guna mengurangi pengikisan bagian pesisir pantai.
Sekarang ini, penyewaan tempat singgah warga penduduk disana menjadi salah satu mata pencaharian utama di Pulau Pari. Tak hanya itu, sebagian dari penduduk wanita juga membuka usaha katering untuk para pengunjung. Saat ini warga yang bekerja sebagai nelayan mulai beralih menjadi pedagang, ada pula yang menjadi Tour Guide.  Wacananya, akan dibangun sebuah Resort di pulau ini guna mengembangkan wisata di Pulau Pari. Nantinya resort ini akan memperkerjakan warga penduduk disana, sehingga resort tersebut dapat menjadi mata pencaharian bagi warga sekitar juga.
Fasilitas masyarakat yang ada di Pulau nan kaya akan keindahannya ini bisa dikatakan masih kurang memadai. Fasilitas pendidikan di Pulau Pari ini hanya SD dan SMP, bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan mereka harus keluar sejenak dari pulau untuk melanjutkan pendidikan ketingkat selanjutnya. Fasilitas kesehatan yang ada disini pun cukup minim, hanya ada puskesmas sederhana. Untuk masalah keamanan, terkadang Polri dari Tanjung Priuk sering berkunjung ke Pulau ini untuk meninjau keadaan nya.
Beberapa cerita mistis pun kami dapatkan dari Tour Guide kami yang memang warga asli disana, kami menyapanya  Bang Bonte. Ia bercerita kejadian-kejadian aneh yang pernah terjadi di Pulau ini. Walupun tak semua diceritakan, sedikit banyak kami sudah mengetahui kisah yang ada di Pulau berpasir halus ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Menarik di Balik JCSHOOP

Testimoni lucu dari konsumen JCSHOOP Menjadi seorang pembisnis bukan selalu tentang uang, keuntungan, dan profit. Bagaimana cara...